Indahnya Kerja Bakti

He..he.. judulnya aneh ya. Wong kerja bakti kok indah, kan biasanya capek karena harus ngangkatin barang-barang berat kayak batu, pasir ato nyiangin rumput, berkotor-kotor dengan tanah, belum kena sengatan matahari kalo udah panas. Belum lagi kalo dicariin istri gak ketemu trus istri curiga, pamitnya kerjabakti kok gak ada di lapangan, wah-wah.. jangan-jangan….???? 
Tapi kerja bakti di Rt 05 nih ditanggung lain ceritanya, pokoknya ibarat bikin bakso komposisi daging dan tepungnya itu 10 dibanding 90. Kalo kerjabakti komposisinya mirip-mirip bikin bakso, tinggal mencampur saja 10 % acara inti dicampur dengan (ngobrolroyong+kenyang) 90 %. Jadilah ramuan yang enak dan bikin makmur. Hasilnya bisa dilihat, Pak Kartono, mas Ruri, dan Pak Ali, dan Pak RT subur-subur bodynya. ( he..he.. just a joke Pak ya ).

Yach.. secara garis besar.. Kerja baktinya SUKSES Boo. Tanggal 13 Juli 2008, dimulai jam 7 pagi, kebetulan berbarengan dengan warga RT 02, kita semua turun. Kali dibersihkan mulai dari jembatan penyeberangan yang dibangun Bu Nora itu, sampai ke atas mendekati pendopo RT 02. Praktis wilayah garapan RT 5 cukup panjang kalinya ya. Di bawah ada Pak Indra, Pak Edi, Pak Toni, Pak Pri, Pak Nafili, Pak Nugraha.. Pak Pitojo..dll pokoknya banyak dech… trus di depan taman Bu Yana.. ada Pak Beny, Pak Yustam, Pak Indra E12 ganjil dll..  semuanya melakukan pembersihan rumput dan pembakaran langsung dengan bantuan minyak tanah yang dibeli ngeteng… ( maklum krisis energi ).. Tinggal kali di belakang perumahan Puri Jatijajar yang masih subur rumputnya dan belum tersentuh. Masalahnya medannya cukup berat, dan perlu moment dan tenaga ahli khusus untuk menanganinya. Kasihan kalo Bapak2 yang sudah capek di kantor, di rumah masih harus bergulat dengan pekerjaan serius juga..he..he.. Trus di Ujung Pos Taman RT 5, ada Pak RT, Pak Yuli, Pak Irvan, Pak Agus, Pak Toni.. dll  yang dengan sigap membersihkan kali sampai bajunya berganti warna, tentu saja warna lumpur dan basah air ya. Bapak RT kita ini pendukung Jerman berat, meskipun Jerman kalah tapi tak mengurangi semangatnya untuk kerja bakti. Patut dijadikan contoh warganya. He..he..

Salut buat Pak RT, dan Menteri KLH dan semuanya dech… pokoke.. kompak, kompak and selalu kompak setiap ada kegiatan.

Semoga acara ini tetep bisa dilestarikan sampai kakek-kakek dan nenek-nenek, terutama hidangannya itu yang tetap harus dilestarikan. Soale tanpa itu bagaikan sayur tanpa garam.

Ok Tetap Semangat.    And Silahkan lihat penampilan temen-temen waktu kerja bakti …sssttt..foto kerjanya dikiitt.. sori ya.. telat ambil gambarnya. Kita positive thinking ya, semua telah bekerja dengan giat dan gembira !!!

salam

Humas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s