KEKHUSYUK’AN TARAWEH TANGGUNGJAWAB BERSAMA.

Pagi ini ada aspirasi dari warga Jatijajar.  Untuk memudahkan pembaca blog ini, kami kutip pesannya di halaman utama ini. Sangat baik sekali dan konstruktif untuk kebaikan aktifitas ibadah di Masjid Baitul Muttaqiin terutama pada saat sholat Taraweh. Ini sekedar saran dan himbauan untuk kita semua baik warga maupun pengurus Masjid Baitul Muttaqiin. Terima kasih Pak Imamudin atas partisipasi dan masukkannya, semoga bisa menjadi perhatian kita Bersama.

Ini masukan beliau :

KEKHUSYUK”AN TARAWEH TANGGUNGJAWAB BERSAMA.

Bulan Ramadhan yang menjanjikan banyak bonus tinggal setengah lagi. Tapi hingar bingar anak-anak berlarian di dalam masjid Baitul Muttaqin masih saja tidak berkurang seiring berkurangnya jamaah Taraweh.
Mengajak anak-anak ke Masjid merupakan pendidikan yang baik tapi harus dibarengi dengan memberikan pemahaman bahwa ada adab masjid yang harus dijalankan.
Para orangtua hendaknya berada berdampingan dengan anaknya pada satu shaft agar bisa mengawasi. Kalaupun sang anak tidak bisa ikut sholat secara penuh 11 rakaat, hendaknya dia tetap duduk di posisi samping ayah atau ibunya.
Sebelum berangkat ke masjid berilah anak-anak kita pakaian yang Islami tapi tidak perlu mahal. Dengan pakaian yang beda dengan pakaian main semoga tumbuh pengertian bahwa ke mesjid itu tidak sama dengan main.
Pengurus masjid jangan bosen mengingatkan agar anak-anak tidak berlarian atau bercanda selama sholat taraweh. Hal ini bisa disampaikan sebelum sholat.
Imam sebagai komandan hendaknya juga bisa tahu kondisi barisan di belakangnya. Jika masih ada anak-anak yang perlu diingatkan agar mengingatkannya jangan seperti masinis kereta api.
Kepada orang tua yang sebenarnya tahu kelakuan jelek anaknya di masjid hendaknya berempati bahwa ada warga yang sengaja dari kantornya di Jakarta mengejar waktu untuk sholat taraweh di lingkungannnya tapi dia tidak mendapatkan ketenangan sewaktu sholat. Dia bisa saja sholat ditempat lain tapi dia juga ingin meramaikan masjid Baitul Muttaqin. Apalagi sampai hari ke-15 jamaahnya tinggal satu setengah shaft ( laki-laki ). Tolonglah Bapak atau Ibu menertibkan anaknya atau tinggal saja di rumah agar tidak merugikan jamaah lain.
Mohon pengelola Blog ini bisa menyampaikan tulisan ini kepada semua pihak terkait. Wassalam.Wrwb.

Demikian.  dan insyaAllah bisa kita lakukan perbaikan di hari-hari berikutnya. Semoga.

Wassalam.wrwb

Humas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s