Ngabuburit Bareng Warga Rt 05 Rw 14 di Acara Bukber dan Santunan Anak Yatim

Ada yang lain pada event buka bersama Ramadhan ke 1436 H di Rt 05 Rw 14 yang jatuh di tahun 2015M. Apakah itu? Yang jelas, kita-kita ngabuburit di tempat yang baru. Pendopo baru, lapangan baru, acara baru dan trik-trik baru merebut hati warga untuk datang.

Alhamdulillah, acara kali ini cukup meriah dah heboh. Dengan kehadiran anak yatim yang merupakan inisiatif awal dari pak Nugraha, ternyata disambut antusias oleh warga yang lain. Maka dana 6 jutaan terkumpul dengan cepat dan telah disalurkan kepada 9 anak yatim di sekitar perumahan. Lalu sisanya 6 paket disalurkan ke Panti Asuhan dan Pondok Pesantren Al-Itkon di daerah Villa Pertiwi dan 2 anak yatim melalui bu Yana.

Menu berbuka pun kali ini juga berbeda dengan sebelumnya. Setiap warga mendapatkan 2 nasi kotak yg bisa dibawa pulang. Menjelang berbuka kita bagikan 3 butir kurma dan segelas aqua kepada semua yang hadir. Untuk menu somay dan sate tetap ada dan alhamdulillah untuk menu ini tidak merogoh uang kas karena disumbang oleh warga yaitu pak Mudiyo dan warga Blok E13. Yang spektakuler lagi adalah menu bakso yang disumbangkan oleh pak Edy. Katanya menu bakso ini sempat membuat heboh beberapa warga RT sebelah, sampai bilang “Makan bakso kok gak ngundang2 kita sih? ” Waduh, sudah diwakili pak Dikin  undangannya.. hehe. Ini bermula saat om Ahmad mengupload penampakan bakso bom yang fenomenal itu di grup wa.  Makan satu mangkok perut serasa dibom, karena baksonya sebesar bom.. hihihi, sayang saya gak kebagian.. ( hiks , nyeseldikit.com ) . But, its Ok, yang penting semua warga bisa berbahagia menikmati acara berbuka. Panitia tentu ikut berbahagia jika acaranya sukses.

Oh ya, ada lagi lho yang bikin warga senang. Selain bawa pulang nasi kotak, mereka juga bisa bawa pulang buku gratis. Buku yang disponsori oleh Penerbit Erlangga ternyata ludes tak tersisa. Seneng deh dagangan laris, karena diskon 100%.🙂

Tausiah pun kita mengundang ustadz dalam negeri, yaitu Ustadz Adi Purwanto warga Rt 06. Biar ngundangnya gak jauh-jauh dan gak dag dig dug kalau gak datang bisa disamperin. ( hehehe, ngeri kalau ditembak buat ngisi kultum. Secara ilmu kan masih belum pantes ngasih nasehat, bahkan masih harus dinasehatin terus ) .🙂

Tapi semua itu tentu tidak akan berjalan tanpa kerja keras seluruh panitia yang terlibat. Kadang panitia sampai lupa waktu kalau sudah ngumpul membahas acara maupun persiapan hingga pelaksanaannya. Terutama ibu-ibu yang dikomandani oleh ibu Anteng dengan semangat 45 mempersiapkan segala sesuatunya menyangkut hajat hidup orang banyak ( urusan perut ) sebagai inti dari acara ini. Konsumsi yang cukup dan mengundang selera tentu menjadi daya pikat tersendiri.

Yang tak kalah hebat tentu tim publikasi. Pak Azis atas usulan pak Kartak membuat spanduk undangan kehadiran dengan warna ungu terang. Setiap warga RT 05 pulang ke rumah, pastinya akan disambut dengan undangan tersebut. Lalu pak Dindon dengan surat undangan kreasinya yang berwarna biru tentunya bisa menjadi pembeda saat warga membacanya. Minimal gak dicuekin dan disangka edaran RT atau undangan arisan ibu-ibu yang selalu memakai kertas kwarto warna putih.

Lalu tibalah waktu sholat Isya’. Pendopo pun dipenuhi jamaah sholat Isya’ yang tumpah hingga pelataran dan lapangan bulu tangkis. Dilanjutkan dengan sholat taraweh berjamaah. Terasa indah nuansa kebersamaan saat menjalankan ibadah ini. Apalagi di saat pak H. Akmal membawakan kultum taraweh, ada kesejukan dan kesadaran yang mendalam. Melalui materi yang beliau sampaikan, jamaah ditodong pertanyaan mendasar, “Apa sih tujuan kita hidup pada akhirnya? Pernahkan kita menanyakan kepada istri atau suami kita – akankah kita berkumpul di surga kelak? ” Wow, sebuah pertanyaan yang tentu jarang kita pertanyakan. Termasuk penulis ini. Biasanya penulis seringnya bertanya sama istri saat di kamar berdua, ma.. tagihan sudah dibayar belum.?.hahaha. ( becanda ya.. ). Tapi, sungguh luar biasa. Tausiah yang realistis dan menyentak batin, apalagi di bulan puasa ini. Terima kasih pak Haji Akmal, semoga kita semua bisa bertemu di sorga kelak. Amin.. yra.

Barangkali itu saja sekilas info yang bisa saya sampaikan dari acara berbuka puasa hari Sabtu, 4 Juli 2015 kemarin. Mudah-mudahan acara seperti ini bisa menjadi perekat sesama warga dan bisa dilestarikan hingga anak cucu kita kelak.

Berikut beberapa dokumentasi acara yang bisa saya upload :

 IMG-20150706-WA0018

IMG-20150706-WA0017

IMG-20150706-WA0010

IMG-20150706-WA0013

IMG-20150706-WA0012

IMG-20150706-WA0015

IMG-20150706-WA0019

IMG-20150706-WA0017

IMG-20150706-WA0000

# Depok, 10 Juli 2015

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s